Semangat Juara! GOR Kitri Bakti Menjadi Saksi Ketangguhan Generasi Hebat di Marching Band Inter Sisw

TANGERANG – Gemuruh suara perkusi dan harmoni pianika memenuhi GOR Kitri Bakti, Curug, Kabupaten Tangerang selama tiga hari berturut-turut pada 1–3 Mei 2026. Perhelatan bergengsi Marching Band Inter Siswa Competition tingkat Provinsi Banten sukses digelar, mempertemukan talenta-talenta muda terbaik dari berbagai penjuru wilayah.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) dengan Federasi Youth Band Indonesia (FYBI). Persaingan ketat terjadi demi memperebutkan gelar juara yang sangat bergengsi: Piala Gubernur Banten, Piala Ketua KORMI Provinsi Banten, dan Piala Ketua KORMI Kabupaten Tangerang.

Persaingan Sengit 38 Sekolah se-Banten
Sebanyak 38 sekolah dengan total ratusan peserta dari seluruh kabupaten di Provinsi Banten turut ambil bagian. Lomba ini terbagi dalam beberapa kategori menarik, di antaranya:
Street Parade On The Spot: Diikuti oleh 11 peserta kategori SD dan SMP.
Konser: Melibatkan jenjang TK, SD, hingga SMP/Pondok Pesantren.
Salah satu sorotan utama adalah penampilan memukau dari SMPN 1 Curug yang berhasil menunjukkan tajinya di kategori SMP dan Pondok Pesantren. Setiap sekolah tampil maksimal dengan kostum yang unik, lucu, dan penuh warna, menciptakan atmosfer kompetisi yang ceria namun tetap kompetitif.
Capaian Prestasi dan Penguatan Mental
Bagi para peserta, ajang ini bukan sekadar mengejar piala. Fokus utama adalah peningkatan kemampuan teknis dan pembentukan mental juara sejak dini. Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh tim unggulan yang menyabet:
Juara Favorit Tingkat SMP-PONPES.
Juara 3 Majorette.
Juara 2 Divisi Senior Pianika.
Ketua penyelenggara menekankan pentingnya ajang ini sebagai wadah pengembangan diri.
"Dengan adanya kejuaraan Marching Band tingkat Provinsi Banten ini, diharapkan para siswa tampil percaya diri dan menampilkan sisi terbaik yang ada pada dirinya dengan berlatih secara giat, sehingga menjadikan putra-putri Indonesia menjadi generasi hebat," ujar pembina kegiatan tersebut.
Momen Haru dan Dukungan Orang Tua
Suasana haru menyelimuti akhir kompetisi, terutama bagi siswa kelas 9 yang menjalani laga terakhirnya. Qonita, salah satu peserta didik kelas 9, mengungkapkan perasaannya setelah tampil habis-habisan di arena.
"Kegiatan di last performance sangat seru dan cukup mengesankan. Saya merasakan sangat senang, sedih, sekaligus terharu karena ini merupakan lomba terakhir saya di SMP," ungkap Qonita dengan mata berkaca-kaca.
Dukungan luar biasa juga datang dari tribun penonton. Para orang tua murid hadir memberikan semangat tanpa henti, menunjukkan bahwa proses dan kerja keras jauh lebih penting daripada sekadar angka di papan skor.
"Juara berapapun tetap kami syukuri dan anak-anak harus tetap semangat. Itulah hasil dari kerja keras kita," ujar salah satu perwakilan orang tua siswa yang hadir mendampingi.
Acara yang berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini resmi ditutup dengan penyerahan piala kepada para pemenang. Melalui kompetisi ini, diharapkan Marching Band di Provinsi Banten semakin berkembang dan terus melahirkan bibit-bibit unggul yang berkarakter.
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Wujudkan Karakter Peduli Lingkungan, SMP Negeri 1 Curug Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional
- Juara Umum 1 Divisi Senior Non Brass Drum Band BAHANA CAHAYA SIMFONI
- Gebyar Bulan Bahasa SMPN 1 Curug
- Lingkungan Pendidikan BERSINAR Bersih dari Narkoba
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
Kembali ke Atas
